Kamis, 15 Juni 2017

Dia

Jadi, wawancara?
Anggap saja begitu, kalau yang kamu pikirkan begitu.
Oh, kupikir ini lebih mirip dengan 'mengumbar rahasia'

Yah, apapun jika itu yang kamu pikirkan.
Sebentar, jadi ini benar-benar semacam itu?
Hmm ya bisa saja begitu.
Baiklah, sebaiknya kita mulai saja.
Ya, itu juga yang saya pikirkan dari tadi.
Apa pertanyaannya?
Jika kita bicara 'seseorang', apakah dia itu sangat menarik? maksudnya seperti artis atau semacamnya.
Sebentar, aku perlu jelaskan di sini sekalian, sejauh ini dan sampai saat ini, bisa jadi dulu aku tidak begini, ya lanjut ya, sejauh ini aku tidak punya artis idola.
Oh, bagaimana bisa?
Itu pertanyaan menjebak, kamu ingin aku menjelaskan semuanya?
Ah maaf, sebenarnya bukan begitu, tapi jika tidak keberatan aku juga senang
Jadi begini ya, saya bingung ketika ditanya seseorang, siapa artis idolamu, siapa penyanyi favoritmu, saya bingung beneran mau jawab itu.
Ya baiklah, jadi apakah 'dia' itu sangat penting?
Penting? jangan bilang begitu.
Ah baiklah, jadi dia seperti apa?
Jika kamu bertanya seperti apa, aku tak bisa jawab juga, aku sendiri belum pernah lihat, ketemu apalagi mendengar suaranya.
Ini semacam seseorang yang rahasia? si 'dia' itu?
Bisa, dia ini orangnya tidak bisa diatur-atur, dikekang, dituntut-tuntut. Jadi kalau dia marah, hanya bisa diam menunggu marahnya reda. Contohnya begitu.
Dingin ya sifatnya.
Kurang lebih, tapi sebenarnya memang membuat penasaran.
Aaaah, anda penasaran?
Dia pandai kalau membuat seseorang begitu.
Sengaja apa tak sengaja?
Entah, tapi dia seperti  magnet bagi siapapun, semakin lama mengenalnya semakin penasaran.
Sosok yang menarik.
Tentu saja.
Dia itu tahu kalau kamu mengidolakan dirinya?
Jelas dia tahu.
Bagaimana kamu seyakin itu?
Karena...ada sesuatu yang tidak bisa aku jelaskan di sini.
Kamu sama saja dengan dia, berahasia.
Ah beda, aku bukan siapa-siapa dibandingkan dirinya.
Jadi, siapa namanya?
Saya tak hendak berbagi.
Inisial deh
N
Ih, pelit amat
H
Hanya itu? NuHun. Laki apa perempuan?
Yeee jelas laki-laki, aku normal.
Penulis?
Ya, senior.
Tapi anda tidak mengenalnya?
Itu tadi apa?
Ya, siapa? bisa menyebut nama?
Dia yang namanya baik tidak disebut di sini
Lah
Hahaha...maksudnya cukup aku saja yang menyebut.
Wah anda melucu
Saya ndak bakat soal itu.
Ya, sudah kelihatan soal itu juga. Jadi, tidak ada nama?
Nggak
Sudah pernah menghubunginya?
Sud... eh apa sih pertanyaan kamu
O baiklah
Aduh, sudah ya dari pada kemana-mana
Loh, sebentar, sebentar dulu to, siapa namanya?
Apalah arti sebuah nama mas
Walah, tapi katanya mau ketemuan?
Kapan dan di mana, berani apa?
Weh malah nantang mbak iki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.